Foto: Kepala SMA Negeri 1 Tana Righu, Getsia Bani saat memberikan sambutan pada pembukaan Workshop Penulisan KTI, Senin (25/7/2022) |
Sumba Barat, CAKRAWALANTT.COM - Dalam meningkatkan kompetensi guru dan
kreativitas peserta didik, Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tanah Righu
menggelar Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) bagi para guru dan ragam penulisan
kreatif bagi para peserta didik selama 3 hari, yakni Senin-Rabu (25-27/7/2022).
Kegiatan workshop yang didukung oleh Media Pendidikan Cakrawala (MPC) NTT
tersebut dibuka secara resmi oleh Koordinator Pengawas (Korwas) SMA/SMK dan SLB
Kabupaten Sumba Barat, Sarino, S.Pd, Senin (25/7/2022), didampingi oleh Kepala
SMA Negeri 1 Tana Righu, Getsia Bani, S.Pd dan Pimpinan Umum MPC NTT, Gusty
Rikarno.
Dalam sambutannya, Getsia memberikan
apresiasi kepada semua pihak yang dengan caranya masing-masing telah mendukung
penyelenggaraan Workshop Penulisan KTI di SMA Negeri 1 Tana Righu tersebut.
Baginya, kegiatan tersebut merupakan momen berharga yang patut untuk didukung
dan diimplementasikan guna menunjang pengimplementasian gerakan literasi di
lingkungan sekolah. Hal itu, tegas Getsia, akan sangat berguna bagi para dan
peserta didik di kemudian hari.
“Kegiatan workshop ini merupakan momen
yang berharga dan patut untuk didukung. Tuntutan perkembangan zaman yang
semakin pesat menuntut peningkatan kompetensi bagi guru dan kreativitas bagi peserta
didik untuk menunjang kualitas warga sekolah. Apalagi, para peserta didik
sekarang dituntut untuk mampu menulis Karya Tulis Ilmiah sebagai syarat
kelulusan. Sedangkan, para guru wajib menulis untuk menunjang kenaikan pangkat,”
tandas Getsia.
Sedangkan, di sisi senada, Gusty selaku
Pimpinan Umum MPC NTT yang juga berperan sebagai narasumber juga turut
memberikan apresiasi bagi seluruh warga SMA Negeri 1 Tana Righu yang telah
berpartisipasi dan (ingin) berkomitmen dalam menyambut generasi emas NTT tahun
2050 melalui peningkatan budaya literasi. Untuk itu, dirinya berharap agar para
peserta workshop di lembaga pendidikan tersebut bisa mengikuti semua tahapan
kegiatan dengan baik.
“Literasi adalah cara terbaik untuk
mewujudkan generasi emas NTT tahun 2050 dan sekolah adalah salah tempat
penyemaian benih generasi-generasi emas guna mendukung NTT bangkit dan NTT
sejahtera. Di tengah perkembangan abad 21, semua hal harus ditulis dan
didokumentasikan dengan baik. Maka dari itu, semoga kita semua bisa berproses
dengan baik selama kegiatan workshop ini berjalan,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam arahan
pembukaannya, Korwas SMA/SMK dan SLB Kabupaten Sumba Barat, Sarino, S.Pd,
menyampaikan harapannya bag para guru dan peserta didik agar dapat mengikuti
Workshop Penulisan KTI tersebut dengan baik selama 3 hari berselang. Menurutnya,
literasi adalah sesuatu yang sangat penting dan tentunya harus selalu diasah,
terutama di lingkungan pendidikan.
“Dewasa ini, literasi ibarat pisau yang
tumpul karena jarang diasah. Literasi sebenarnya adalah bagian dari keseharian
kita sehari-hari. Untuk itu, literasi harus diasah setiap hari agar semua
tujuan dan program dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan bisa terwujud
dengan baik,” tandas Sarino ketika membuka kegiatan workshop tersebut.
Pantauan media, Workshop Penulisan KTI
tersebut melibatkan semua guru dan 50 peserta didik dari kelas X, XI, dan XII
di SMA Negeri 1 Tana Righu. (MDj/red)
0 Comments